Saksi Ungkap Pembelian Mobil untuk Anak Mantan Mentan

Saksi Ungkap Pembelian Mobil untuk Anak Mantan Mentan

Jakarta – Dalam sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Arief Sopian, mantan Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementerian Pertanian (Kementan) ber saksi ungkap tentang pengumpulan uang untuk pembelian mobil Toyota Innova untuk anak SYL.

Arief menyatakan bahwa dirinya pernah di minta mencarikan dana untuk membeli mobil Innova untuk Indira Chunda Thita, anak SYL. Uang tersebut di kumpulkan dari pejabat eselon I di Kementan, kecuali pejabat di Inspektorat Jenderal.

“Tidak Yang Mulia, eselon I yang tidak pernah di bobolkan Inspektorat Jenderal,” jawab Arief saat di tanya hakim.

Arief mengungkapkan bahwa Innova tersebut di beli seharga Rp 500 juta dan di bayar lunas. Mobil itu kemudian di antar ke rumah Thita di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Saat mengantar mobil itu hanya bertemu sopir Thita,” ujar Arief.

Dalam sidang yang di gelar di PN Tipikor Jakarta pada Senin (29/4/2024), Saksi ungkap juga menyebutkan bahwa uang untuk pembelian Innova tersebut berasal dari eselon I dari Direktorat Tanaman Pangan dan Perkebunan.

SYL sendiri didakwa menerima gratifikasi dan melakukan pemerasan dengan total Rp 44,5 miliar. Uang tersebut di duga di terima dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di Kementan.

Sidang lanjutan akan kembali di gelar dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya

Saksi Mengaku Pinjam Uang untuk Istri SYL

Jakarta – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Staf Biro Umum Pengadaan Kementerian Pertanian (Kementan), Muhammad Yunus, sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (12/10).

Dalam kesaksiannya, Yunus mengaku telah meminjam uang dari pihak ketiga sebesar Rp 30 juta untuk memenuhi kebutuhan istri SYL. Menurut Yunus, uang tersebut di pinjamnya karena istri SYL tidak memiliki dana yang cukup.

Baca Juga : https://themanwhoneverwas.com/mk-dikabarkan-terbelah-dalam-putusan-sengketa-pemilu-2024/

“Saya meminjam uang dari pihak ketiga atas nama Ibu (istri SYL). Saya tidak tahu persis kebutuhannya untuk apa, tapi yang jelas Ibu bilang tidak ada uang,” ujar Yunus di persidangan.

Yunus mengungkapkan, diri meminjam uang dari temannya bernama Evi Syam yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Gowa. Ia mengaku tidak pernah menanyakan kepada istri SYL mengenai kebutuhan dana tersebut.

“Saya tidak pernah tanya kebutuhannya untuk apa. Yang jelas Ibu minta tolong untuk di pinjami uang,” kata Yunus.

Jaksa KPK kemudian menanyakan apakah Yunus mengetahui asal muasal dana tersebut. Yunus mengaku tidak mengetahui sumber dana yang di gunakan istri SYL untuk memenuhi kebutuhannya.

“Saya tidak tahu sumber dananya dari mana. Saya tidak pernah tanya,” jawab Yunus.

Persidangan masih akan terus berlanjut untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya terkait dugaan korupsi yang menjerat SYL